KUASAI PASAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL, ERIGO PASARAN?

May 19, 2021
KUASAI PASAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL, ERIGO PASARAN?

Siapa sih yang gak tau brand fashion ERIGO ?. Brand yang didirikan Muhamad Sadad pada tahun 2011, mendirikan toko pertamanya di Depok Jawa Barat dengan tipe studio. Pada kala itu Muhammad Sadad melakukan bisnisnya hanya seorang diri dan masih belum menggunakan nama Erigo. 

Siapa sih yang gak tau brand fashion ERIGO ?. Brand yang didirikan Muhamad Sadad pada tahun 2011, mendirikan toko pertamanya di Depok Jawa Barat dengan tipe studio. Pada kala itu Muhammad Sadad melakukan bisnisnya hanya seorang diri dan masih belum menggunakan nama Erigo.  Brand yang berasal dari Depok, Jawa Barat ini merupakan brand lokal yang laris dipasar nasional maupun internasional. Bahkan sampai seringnya ditemui dan dipakai oleh masyarakat membuat brand ERIGO dicap sebagai brand pasaran. Namun menurut Paramera sendiri, Seharusnya kita bangga dengan brand lokal yang mampu bersaing dengan brand-brand dari Luar Negeri, bukan malah membuat opini yang bersifat menggiring publik untuk menjatuhkan brand lokal kita sendiri. Disamping segala kontroversi Erigo. Erigo berhasil menguasai Pasar Nasional, bahkan Pada tanggal 1 Januari 2021 Erigo resmi menggandeng Rafi Ahmad sebagai Brand Ambasador (BA) Erigo.  KUNCI SUKSES ERIGO Erigo bisa sampai dititik ini, bukan perkara yang mudah. perlu waktu 10 tahun untuk Erigo bisa menjadi seperti saat ini. Muhammad Sadad selaku pendiri Erigo mengatakan bahwa Erigo bisa menjadi brand besar yang ada di Indonesia karena support-support dari keluarga dan teman-teman.  Berawal dari sebuah studio kecil di Depok hingga menjadi brand besar, Erigo melalui berbagai rintangan yang membuat Erigo sangat kuat sampai sekarang. Sadad membocorkan bahwa Erigo pernah rugi puluhan juta karena ikut pameran di Malaysia. Mengutip dari Koin Works “Kami sempat rugi. Jadi, kayak pameran di Malaysia, (biaya) operasional sampai 25 juta, omzet cuma 5 juta. Terus, pameran di Surabaya, Makassar, itu bener-bener rugi. Jadi, kenapa gue ngundurin diri dari kuliah karena saat itu utang gue udah numpuk. Ini harus gue selesaikan,” terang Sadad. Sadad mengaku bahwa pada fase buruknya, support orang tua meyakinkan dia bahwa dia mampu melewati semua. Memang bangkit membutuhkan tenaga ekstra dan akhirnya karena kegigihan dan pantang menyerah yang ditanamkan Sadad berhasil membuat Erigo bangkit kembali. Pada tahun 2015 saja Erigo berhasil meraup omzet mencapai 22 miliar. Bahkan tepat tanggal 1 Januari 2021 Erigo menggaet Rafi Ahmad sebagai BA dan Erigo berhasil menampilkan Iklan di Time Square, New York, Amerika Serikat (AS). Time Square merupakan pusat komersial, hiburan dan destinasi yang wajib dikunjungi turis ketika datang ke AS.

Brand yang berasal dari Depok, Jawa Barat ini merupakan brand lokal yang laris dipasar nasional maupun internasional. Bahkan sampai seringnya ditemui dan dipakai oleh masyarakat membuat brand ERIGO dicap sebagai brand pasaran. Namun menurut Paramera sendiri, Seharusnya kita bangga dengan brand lokal yang mampu bersaing dengan brand-brand dari Luar Negeri, bukan malah membuat opini yang bersifat menggiring publik untuk menjatuhkan brand lokal kita sendiri.

Disamping segala kontroversi Erigo. Erigo berhasil menguasai Pasar Nasional, bahkan Pada tanggal 1 Januari 2021 Erigo resmi menggandeng Rafi Ahmad sebagai Brand Ambasador (BA) Erigo. 

.

BACA JUGA "MATAHARI ATAU RAMAYAN"

KUNCI SUKSES ERIGO

Erigo bisa sampai dititik ini, bukan perkara yang mudah. perlu waktu 10 tahun untuk Erigo bisa menjadi seperti saat ini. Muhammad Sadad selaku pendiri Erigo mengatakan bahwa Erigo bisa menjadi brand besar yang ada di Indonesia karena support-support dari keluarga dan teman-teman. 

Berawal dari sebuah studio kecil di Depok hingga menjadi brand besar, Erigo melalui berbagai rintangan yang membuat Erigo sangat kuat sampai sekarang. Sadad membocorkan bahwa Erigo pernah rugi puluhan juta karena ikut pameran di Malaysia. Mengutip dari Koin Works “Kami sempat rugi. Jadi, kayak pameran di Malaysia, (biaya) operasional sampai 25 juta, omzet cuma 5 juta. Terus, pameran di Surabaya, Makassar, itu bener-bener rugi. Jadi, kenapa gue ngundurin diri dari kuliah karena saat itu utang gue udah numpuk. Ini harus gue selesaikan,” terang Sadad.

.

BACA JUGA "PAMERAN VIRTUAL INOVASI SAAT PANDEMI"

Sadad mengaku bahwa pada fase buruknya, support orang tua meyakinkan dia bahwa dia mampu melewati semua. Memang bangkit membutuhkan tenaga ekstra dan akhirnya karena kegigihan dan pantang menyerah yang ditanamkan Sadad berhasil membuat Erigo bangkit kembali. Pada tahun 2015 saja Erigo berhasil meraup omzet mencapai 22 miliar. Bahkan tepat tanggal 1 Januari 2021 Erigo menggaet Rafi Ahmad sebagai BA dan Erigo berhasil menampilkan Iklan di Time Square, New York, Amerika Serikat (AS). Time Square merupakan pusat komersial, hiburan dan destinasi yang wajib dikunjungi turis ketika datang ke AS.

 


 

Untuk anda ingin membangun sebuah value pada sebuah brand Dapat langsung Konsultasikan bersama kami Utero Indonesia atau Dadik Wahyu Chang selaku founder Utero Indonesia

OFFICIAL WEBSITE :

-https://dadikwahyuchang.id/

-http://uterogroup.com/ 

-https://uteroindonesia.com/

ALL INFORMATION

-bit.ly/linktreeuteroindonesia

RUMAH OXYZ

-https://google.co.id/maps

PORTOFOLIO DESAIN

-utero.design


#advertisingmalang #reklamemalang #designermalang #desainermalang #malangkreatif #signagemalang #wayfindingmalang #periklananmalang #neonboxmalang #papannamamalang #billboardmalang #balihomalang #spandukmalang #umbulumbulmalang #promosimalang #desainpromosi #branding #brandingdimalang #jasabrandingmalang #brandingjawatimur #periklanan #periklananterbaikmalang #periklananjawatimu